Gempa Beruntun Muncul Setelah Pergerakan Sesar Garsela

Gempa yang terasa di Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, ternyata tidak hanya sekali. Setelah gempa bermagnitudo 2,8, selang beberapa menit kemudian muncul rombongan lindu dengan kekuatan yang lebih kecil.

“Belum bisa disebut gempa swarm, perlu dilihat dulu sebaran sumber gempanya,” kata Daryono, Koordinator Mitigasi Bidang Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Rabu, 8 November 2021.

Adapun BMKG telah mencatat secara rinci data-data kejadiannya, dari kekuatan gempa, titik koordinat, serta kedalaman sumber gempanya.

Pada Selasa petang, 7 Desember 2021, gempa tektonik bermagnitudo 2,8 menggoyang sebagian wilayah Kabupaten Bandung pada pukul 18.18 WIB. Dari hasil analisis BMKG, gempa bersumber di darat.

Lokasi sumber gempa sekitar 11 kilometer arah tenggara Kabupaten Bandung pada kedalaman 16 kilometer. “Gempa jenis dangkal akibat aktivitas Sesar Garsela (Garut Selatan), “ kata Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hendro Nugroho lewat keterangan tertulis, Selasa 7 Desember 2021.

Dampak gempa terasa di daerah Pangalengan dengan skala intensitas II MMI. Getaran gempa dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Setelah itu muncul gempa bermagnitudo 2,6 pukul 18:32:06 WIB pada titik koordinat 7,25 derajat Lintang Selatan dan 107,50 derajat Bujur Timur. Jaraknya sekitar 18 kilometer arah barat daya Kabupaten Bandung dengan kedalaman sumber gempa 48 kilometer.

Berikutnya gempa bermagnitudo 2,5, pada pukul 18:38:18 WIB pada titik koordinat 7,25 derajat Lintang Selatan dan 107,63 derajat Bujur Timur. Jaraknya sekitar 27 kilometer arah tenggara Kabupaten Bandung dengan kedalaman sumber gempa 6 kilometer.

Selanjutnya gempa bermagnitudo 2,2 pada pukul 18:40:51 WIB pada titik koordinat 7,25 derajat Lintang Selatan dan 107,60 derajat Bujur Timur. Jaraknya sekitar 26 kilometer arah tenggara Kabupaten Bandung dengan kedalaman sumber gempa 6 kilometer.

Gempa penutupnya bermagnitudo 1,6 pada pukul 20:03:10 WIB pada titik koordinat 7,27 derajat Lintang Selatan dan 107,59 derajat Bujur Timur. Jaraknya sekitar 28 kilometer arah tenggara Kabupaten Bandung dengan kedalaman sumber gempa 10 kilometer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *