Franka Franklin Ungkap 3 Sosok Perempuan Penting dalam Hidupnya

Franka Franklin, dikenal juga sebagai Franka Makarim, dikenal sebagai pengusaha sukses. Dia membangun bisnis perhiasan Tulola dengan Happy Salma dan Sri Luce Rusna. Sebelumnya, dia juga dikenal sebagai salah satu petinggi situs belanja Berrybenka, e-commerce Mothercare dan ELC, juga situs belanja produk kecantikan Sephora.

Kesuksesan Franka tak lepas dari peran tiga perempuan yang berada di sampingnya. Dalam unggahannya di Instagram untuk merayakan Hari Ibu, Franka memberi penghormatan untuk tiga sosok perempuan hebat yang membentuk dia.

Perempuan pertama adalah sang nenek, Indri Iskak. Indri, yang populer dengan nama Indri Makki, adalah aktris era 1950-an dan 1960-an. Menurut Franka, perempuan yang dipanggilnya eyang itu memiliki perjalanan hidup yang menantang, sebagai anak dari tentara Angkatan Laut yang menjadi guru, dan wanita Belanda yang bertaruh hidupnya ke Indonesia.

“Ibu bergerak di dunia perfilman Indonesia untuk membantu menafkahi ketiga saudaranya. Ia mengenyam pendidikan S1 psikologi dan menikah dengan seorang perwira AU; dan bekerja di perusahaan multinasional selama 20+ tahun. Seorang istri, ibu, dan wanita karir, ia juga sangat taat dalam kepercayaannya dan selalu berbagi kepada saya dan adik saya mengenai nilai-nilai hidup yang kuat,” kata lulusan Fashion Raffles Design Institue dan Northumbria University, Belanda, itu.

Perempuan kedua juga neneknya, Adriana. Ibunda dari mendiang ayahnya itu hadir dalam kehidupan dia sejak kecil. Adriana adalah sosok keras dalam prinsip, tapi selalu juga bergurau, dalam bahasa Indonesia, Belanda, dan Sunda. “Saya beruntung bisa dekat dengan beliau sampai saat saya dewasa, dan sangat rindu akan masakan Oma Ans,” ujar ibu tiga anak itu.

Sosok yang paling mempengaruhi dia adalah perempuan ketiga, yakni ibunya, Sania Makki. “Tidak sedikit yang saya pelajari darinya, mulai dari meyelesaikan sekolah sambil mengurus anak, berkarir bertahun-tahun di berbagai perusahaan besar, dan tentunya membesarkan saya dan adik saya sendiri di awal umur 30an,” kata dia.

Di akhir kariernya, sang ibu tidak langsung pensiun. Dia memilih mengajar dan menjadi dosen untuk menularkan ilmunya.

Tak jauh dari sang ibu, Franka juga bekerja sambil mengurus ketiga anaknya bersama dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

“Selamat hari Ibu untuk ke 3 wanita luar biasa dalam hidup saya. Dan Selamat Hari Ibu untuk seluruh ibu yang menjadi inspirasi bagi anak – anaknya, untuk mereka yang memberikan yang terbaik dari dirinya untuk keluarga,” ujar Franka Franklin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.