Daftar Makanan Kalori Kosong yang Sebaiknya Dihindari untuk Hidup Sehat

Ketika lapar sebelum waktu makan, makanan camilan jadi pilihan untuk mengisi perut. Tapi setelahnya, banyak yang merasa lesu. Alasannya, kebanyakan camilan termasuk makanan kalori kosong.

Trisha Agarwal, ahli gizi di India, mengatakan kalori kosong biasanya berupa makanan dan minuman yang memiliki kandungan gula, lemak, atau alkohol yang tinggi. “Konsumsi makanan ini secara teratur meningkatkan risiko gangguan kardiovaskular, gaya hidup, dan hormonal, selain kenaikan berat badan dan kembung,” kata Trisha Agarwal, dilansir dari Indian Express, Senin, 13 desember 2021.

Kalori kosong sering ditemukan pada makanan manis dan olahan, seperti hidangan penutup berbasis karbohidrat (muffin, kue, kue kering, dll), minuman manis (soda, minuman energi, jus buah), permen, daging olahan (bacon, sosis, hot dog, dll), dan camilan berlemak seperti es krim.

Selain itu, makanan lain yang termasuk kalori kosong seperti sebagian besar makanan cepat saji dan junk food ( burger, keripik, pizza, dll), minuman mengandung alkohol, serta minyak olahan dan saus.

Menurut Agarwal, makanan ini mengandung jumlah gula dan lemak yang berlebihan sehingga bisa berbahaya bagi kesehatan. Biasanya makanan ini tersedia dalam kemasan dan kaleng. “Kamu merasa perlu untuk memiliki lebih banyak lagi. Makanan asli atau segar apa pun rasanya hambar dan membosankan jika rutin mengonsumsi makanan yang dibeli dari toko.”

Ahli gizi menyarankan mengganti makanan yang tidak sehat dengan alternatif yang lebih sehat. Misalnya, mengganti yogurt manis dapat ditukar dengan yogurt bebas gula, sereal dengan pemanis buatan ditukar dengan muesli bebas gula, ayam goreng diganti dengan ayam panggang, dan sebagainya.

Dia juga menyarankan mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral karena itu juga berdampak pada selera makan. Misalnya, kekurangan magnesium menyebabkan orang ngidam makan cokelat manis, salah satu makanan yang mengandung kalori kosong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.