Bahan Kimia Produk Perawatan Pribadi Pengaruhi Hormon saat Hamil, Menurut Studi

Wanita hamil sebaiknya berhati-hati memilih produk perawatan pribadi seperti sabun, sampo, losion, dan cat kuku. Penggunaan produk perawatan pribadi tertentu selama kehamilan dapat mempengaruhi kadar hormon ibu karena adanya kandungan beberapa bahan kimia berbahaya, menurut sebuah studi baru Rutgers University.

Diterbitkan di Environmental Research Journal, studi ini meneliti hubungan antara penggunaan produk perawatan pribadi dan tingkat hormon steroid seks, termasuk estrogen dan progesteron, dan hormon tiroid di antara wanita hamil. Lebih lanjut, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana faktor demografis mempengaruhi penggunaan produk perawatan pribadi tertentu.

Menurut penelitian, produk perawatan pribadi dan kecantikan mengandung beberapa bahan kimia pengganggu endokrin seperti ftalat, paraben, fenol, dan logam beracun. Bahan kimia tersebut berinteraksi dengan sistem hormon, mempengaruhi sintesis, regulasi, transportasi, metabolisme dan penerimaan hormon. Semua hal itu sangat rentan selama masa kehamilan.

Untuk penelitian ini, 1.070 wanita hamil yang menjadi peserta menjalani tes fisik dan memberikan rincian mengenai demografi, pekerjaan, gaya hidup dan penggunaan produk perawatan pribadi seperti wewangian, lotion, kosmetik, cat kuku, krim cukur, obat kumur, sampo dan produk perawatan rambut lainnya seperti pemutih, kondisioner, dan mousse.

Dilansir dari Indian Express, Jumat, 17 Desember 2021, konsultan senior, kebidanan dan ginekologi, Institut Medis Tindakan Sri Balaji, India, Poonam Aggarwal, tidak ada hubungan langsung antara perubahan hormonal dan produk perawatan pribadi. Namun, ada beberapa bahan kimia yang ditemukan di beberapa produk yang dapat mempengaruhi hormon selama kehamilan. “Krim estrogen, fluorida (ditemukan di beberapa krim pemutih kulit), logam berat (ditemukan di beberapa produk kecantikan) adalah beberapa di antaranya,” katanya.

Penggunaan bahan kimia tersebut secara berlebihan dan efek kronisnya selama kehamilan bisa berbahaya, kata pakar tersebut. “Ini berpotensi menyebabkan persalinan prematur, keguguran, dan pertumbuhan janin yang tidak normal,” jelasnya.

Namun bukan berarti ibu hamil dilarang menggunakan produk perawatan pribadi. Dia menyarankan untuk selektif dan merekomendasikan penggunaan produk dengan bijak. Bila perlu, konsultasikan dengan dokter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *